Limbah B3 Jumbo Bag Berserakan di Pulau Dangas, Penanganan Dikebut Cegah Pencemaran

Avatar photo

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perairan Dongas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam

Perairan Dongas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam

MetroBarelangBatam.com, Batam – Penanganan sisa limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) berupa kemasan jumbo bag di perairan Pulau Dangas terus dilakukan. Limbah tersebut sebelumnya terkait insiden kandasnya Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera di perairan Pulau Dangas, Batam, pada Kamis (29/01/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh media, proses pembersihan masih berlangsung guna mencegah limbah B3 mencemari perairan dan menyebar ke wilayah sekitar. Penanganan ini dinilai krusial mengingat potensi dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan jika limbah berbahaya tersebut tidak segera ditangani secara maksimal.

Baca Juga :  Awalnya Food Court, Kini Jadi Gedung Olahraga: Proyek PT OKP Disorot Reklamasi Bibir Pantai

Sejumlah kemasan jumbo bag yang masih dalam kondisi utuh telah diangkut ke Pelabuhan Dermaga Umum Bintang 99. Sementara itu, sisa limbah yang sudah tidak utuh diangkut menggunakan dump truck milik PT Jagar Prima Nusantara, perusahaan yang bergerak sebagai pengumpul dan transporter limbah industri B3, untuk selanjutnya dibawa ke Kawasan Pengelolaan Limbah Industri B3 (KPLI B3).

Dalam proses pembersihan, sejumlah pihak turut dilibatkan, di antaranya tim dari Asosiasi Pengelola Limbah B3, pengelola KPLI B3, serta unsur Desa Air Cargo Batam. Mereka bekerja sama melakukan penyisiran lokasi guna memastikan tidak ada sisa limbah yang tertinggal di perairan, Rabu (04/02/2026).

Baca Juga :  Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam Bungkam Soal Temuan BPK RI Terkait Anggaran Tahun 2022

Upaya percepatan pembersihan terus dilakukan agar seluruh sisa limbah B3 kemasan jumbo bag dapat segera dituntaskan. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisasi risiko pencemaran lingkungan laut serta menjaga keselamatan ekosistem perairan di sekitar Pulau Dangas.

Meski demikian, insiden ini memunculkan pertanyaan terkait pengawasan pengangkutan limbah B3 melalui jalur laut, termasuk standar keselamatan dan mitigasi risiko yang diterapkan.

Penulis : Tim

Berita Terkait

Kekayaan Kadishub Batam Rp2,04 Miliar Terungkap di LHKPN, Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi
Dugaan Aliran Dana Anggaran PRSNP Menyimpang, Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Batam Bungkam
LHKPN Direktur RSUD Batam, Total Kekayaan Capai Rp2,17 Miliar
Dua Kapal Kargo Curah Bertabrakan di Jalur Timur TSS Selat Philip Singapura
Wagub Kepri Salat Iduladha Bersama Warga Lingga, Ajak Perkuat Solidaritas dan Semangat Gotong Royong
Kabid Propam Polda Kepri Tunjukkan Sisi Humanis, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Rutin Santuni Warga Kecil di Batam
CKTR Batam Dinilai Tutup Mata, Proyek Gedung 5 Lantai Milik Cipta Group Belum Mengantongi SIMBG
Muskot Wushu Batam Dipersoalkan, Yakop Sucipto Sebut Tidak Sesuai AD/ART Organisasi
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:59 WIB

Kekayaan Kadishub Batam Rp2,04 Miliar Terungkap di LHKPN, Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:47 WIB

Dugaan Aliran Dana Anggaran PRSNP Menyimpang, Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Batam Bungkam

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22 WIB

LHKPN Direktur RSUD Batam, Total Kekayaan Capai Rp2,17 Miliar

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:20 WIB

Dua Kapal Kargo Curah Bertabrakan di Jalur Timur TSS Selat Philip Singapura

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:20 WIB

Wagub Kepri Salat Iduladha Bersama Warga Lingga, Ajak Perkuat Solidaritas dan Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini.