metrobarelangbatam.com, Batam – PT PLN Batam mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka gardu listrik milik PLN karena mengandung tegangan tinggi yang sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
Imbauan tersebut disampaikan manajemen PLN Batam melalui akun resmi media sosialnya, Senin (29/6/2026), sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi akses ilegal ke instalasi kelistrikan yang dapat membahayakan masyarakat.
“Keamanan di sekitar instalasi kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama,” demikian pernyataan tertulis manajemen PLN Batam.
PLN Batam menegaskan bahwa gardu listrik hanya boleh diakses dan ditangani oleh petugas resmi yang memiliki kewenangan serta dilengkapi peralatan keselamatan sesuai standar operasional.
Masyarakat diminta untuk tidak mendekati, menyentuh, maupun mencoba membuka gardu listrik tanpa izin. Pasalnya, gardu distribusi yang banyak berada di area publik menyimpan tegangan tinggi yang dapat menyebabkan sengatan listrik mematikan apabila diakses oleh orang yang tidak berwenang.
Selain membahayakan keselamatan jiwa, tindakan membuka atau merusak gardu listrik juga berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah sekitar.
PLN Batam mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan instalasi kelistrikan. Apabila menemukan gardu terbuka, kabel yang membahayakan, percikan listrik, atau kondisi mencurigakan lainnya, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada PLN agar dapat segera ditindaklanjuti.
Melalui imbauan ini, PLN Batam kembali mengingatkan pentingnya mematuhi aturan keselamatan ketenagalistrikan. Kesadaran bersama dalam menjaga instalasi listrik dinilai menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Penulis : Redaksi/Humas PLN Batam









