Wagub Kepri: Pertumbuhan Industri Harus Diiringi Perlindungan Ketenagakerjaan yang Kuat

Avatar photo

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

metrobarelangbatam.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa pesatnya pertumbuhan sektor industri di Provinsi Kepulauan Riau harus diimbangi dengan sistem perlindungan tenaga kerja yang kuat guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Penegasan tersebut disampaikan Nyanyang saat mengukuhkan Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (DK3) Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Tribun Batam, Selasa (09/06/2026).

Menurutnya, Kepulauan Riau merupakan salah satu kawasan industri strategis nasional yang berada di jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia. Kondisi tersebut menjadikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai kebutuhan yang sangat penting dalam mendukung keberlangsungan industri.

“Mobilitas tenaga kerja yang tinggi dan perkembangan industri yang pesat harus diimbangi dengan sistem perlindungan tenaga kerja yang kuat. Jika tidak dikelola dengan baik, potensi risiko kecelakaan kerja akan semakin besar,” kata Nyanyang.

Baca Juga :  Bukit Dikeruk, Warga Tercekik Debu: Proyek Emirates Residence Sekupang Dinilai Abaikan Keselamatan

Ia menjelaskan, karakteristik Kepri yang didominasi sektor industri padat modal, teknologi tinggi, manufaktur, minyak dan gas, serta aktivitas maritim menuntut penerapan standar K3 secara ketat dan berkelanjutan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus, lanjutnya, adalah industri galangan kapal (shipyard) yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Kompleksitas operasional, penggunaan teknologi modern, hingga tuntutan standar internasional mengharuskan setiap perusahaan membangun budaya keselamatan kerja yang konsisten.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kepri terus memperkuat pengawasan ketenagakerjaan, khususnya pada sektor galangan kapal dan manufaktur berat yang memiliki potensi risiko kecelakaan lebih besar dibanding sektor lainnya.

Baca Juga :  Peradi Batam Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Panti, Pererat Silaturahmi Advokat

Selain pengawasan, Pemprov Kepri juga memprioritaskan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui pelatihan keselamatan kerja yang mengacu pada standar internasional.

Program tersebut akan dijalankan melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Langkah ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga disiplin dalam menerapkan prinsip-prinsip K3 di lingkungan kerja.

Nyanyang menilai penerapan K3 yang baik tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga berdampak positif terhadap iklim investasi daerah.

“Penerapan K3 yang baik akan menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Investor akan lebih percaya untuk menanamkan modalnya sehingga lapangan kerja baru terus terbuka,” ujarnya.

 

Penulis : Redaksi / Humas Diskominfo Kepri

Berita Terkait

Program Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Hampir Habis Terserap 96 Persen
Satlantas Polresta Barelang Tindak 48 Motor Berknalpot Brong, Patroli Antisipasi Balap Liar
TNI AL Kawal Penyaluran BBM Bersubsidi bagi Masyarakat Pesisir Kepri
PLN Batam Ingatkan Warga Jangan Sembarangan Membuka Gardu Listrik, Tegangan Tinggi Ancam Keselamatan
Diduga Berdiri Tanpa SIMBG Bangunan Swalayan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Batam Tidak Bisa Bertindak dan Bungkam
PLN Batam Ingatkan Warga Jangan Sembarangan Membuka Gardu Listrik, Tegangan Tinggi Ancam Keselamatan
Dugaan Prostitusi Terselubung The Link Lounge Batam, Polisi Diam
BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset 
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:19 WIB

Program Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Hampir Habis Terserap 96 Persen

Senin, 20 Juli 2026 - 07:15 WIB

Satlantas Polresta Barelang Tindak 48 Motor Berknalpot Brong, Patroli Antisipasi Balap Liar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:23 WIB

TNI AL Kawal Penyaluran BBM Bersubsidi bagi Masyarakat Pesisir Kepri

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:50 WIB

PLN Batam Ingatkan Warga Jangan Sembarangan Membuka Gardu Listrik, Tegangan Tinggi Ancam Keselamatan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:40 WIB

Diduga Berdiri Tanpa SIMBG Bangunan Swalayan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Batam Tidak Bisa Bertindak dan Bungkam

Berita Terbaru

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini.