Imigrasi Batam Belum Benarkan Dugaan Pungli, Pemeriksaan Oknum Petugas di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Belum Dilakukan

Avatar photo

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Petugas Imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Diduga Melakukan Pemerasan Terhadap Sejumlah Wisatawan Mancanegara (WisMan)

Oknum Petugas Imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Diduga Melakukan Pemerasan Terhadap Sejumlah Wisatawan Mancanegara (WisMan)

MetroBarelangBatam.com, Batam – Beberapa media online publikasikan dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng pelayanan publik di pintu masuk internasional. Oknum petugas Imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah Wisatawan Mancanegara (WisMan) dengan modus yang dinilai tidak wajar dan cenderung intimidatif.

Peristiwa tersebut salah satunya dialami seorang warga negara Singapura bersama pasangannya pada 13 Maret 2026. Korban dituduh “tidak sopan” hanya karena melewati pagar pembatas saat hendak berpindah ke antrean autogate yang kosong—sebuah alasan yang memicu kecurigaan adanya praktik penyalahgunaan wewenang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula dari tindakan petugas yang langsung menyita paspor korban tanpa penjelasan dasar hukum yang jelas. Tidak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke ruang interogasi tertutup yang diduga digunakan untuk menekan secara psikologis.

Di dalam ruangan tersebut, korban mengaku dihadapkan pada situasi intimidatif dan diarahkan pada negosiasi “uang damai”. Oknum petugas disebut meminta sejumlah uang berkisar 250 hingga 300 dolar Singapura atau setara Rp2,9 juta hingga Rp3,5 juta, dengan dalih untuk “penyelesaian masalah” di tempat. Uang tersebut bahkan diduga akan dibagi kepada beberapa pihak, termasuk petugas dan perantara.

Baca Juga :  Rutan Batam Bersinergi Damkar Batam Dalam Keamanan Nataru

Tidak hanya satu kasus, korban dengan pola serupa disebut berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Cina, Filipina hingga Bangladesh. Hal ini menimbulkan kekhawatiran adanya praktik sistematis yang berpotensi merusak citra pelayanan keimigrasian Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan strategis seperti Batam.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (26/03/2026), Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, langsung ke Humas Imigrasi Batam Kharisma Rukmana.

Namun saat konfirmasi melalui pesan WhatsApp Kamis (26/03/2026) ke Humas Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana.

Bahwa menurut Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, melalui Humas Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, saat ini, Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Imigrasi tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap laporan tersebut.

Bahwa apabila dalam proses tersebut ditemukan adanya pelanggaran oleh petugas imigrasi, maka terhadap oknum yang terlibat akan ditindaklanjuti secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Imigrasi Batam berkomitmen untuk tidak mentolerir segala bentuk pungutan liar, dan akan menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran secara profesional dan objektif.

Kami percaya bahwa setiap wisatawan asing yang masuk wilayah Indonesia berhak memperoleh pelayanan keimigrasian yang baik, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Imigrasi Lidik Kepemilikan Gelper oleh WNA, Harus Transparansi

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau kepada wisatawan maupun masyarakat yang memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran agar dapat menyampaikannya melalui kanal pengaduan resmi Imigrasi Batam.

Meski demikian, hingga saat ini pihak Imigrasi Batam belum secara tegas membenarkan adanya praktik pungli oleh oknum petugas Imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Selain itu, belum terlihat adanya langkah konkret berupa pemeriksaan langsung terhadap petugas yang diduga terlibat, melainkan baru sebatas imbauan dan klarifikasi normatif.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait keseriusan pengawasan internal di tubuh Imigrasi. Di tengah upaya pemerintah mendorong sektor pariwisata dan meningkatkan kepercayaan internasional, dugaan praktik pungli justru berpotensi menjadi preseden buruk yang merusak reputasi Indonesia di mata dunia.

Hingga kini menanti langkah tegas dan transparan dari pihak berwenang, agar dugaan praktik kotor di pintu gerbang negara ini tidak terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas.

 

Penulis : Redaksi

 

#MenteriImigrasidanPemasyarakatan (Menimipas)RepublikIndonesia #AgusAndrianto #batam #indonesiaraya #presiden prabowo

Berita Terkait

Dugaan Prostitusi Terselubung The Link Lounge Batam, Polisi Diam
BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset 
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Kepri Salurkan Bantuan Sosial ke Yayasan True Love Batam
Wagub Kepri: Pertumbuhan Industri Harus Diiringi Perlindungan Ketenagakerjaan yang Kuat
Bea Cukai Batam Catat 54 Penindakan Selama Mei 2026, Rokok Ilegal hingga Vape Etomidate Diamankan
Kekayaan Kadishub Batam Rp2,04 Miliar Terungkap di LHKPN, Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi
Dugaan Aliran Dana Anggaran PRSNP Menyimpang, Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Batam Bungkam
Kabid Propam Polda Kepri Tunjukkan Sisi Humanis, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Rutin Santuni Warga Kecil di Batam
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:58 WIB

Dugaan Prostitusi Terselubung The Link Lounge Batam, Polisi Diam

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:43 WIB

BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset 

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:30 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Kepri Salurkan Bantuan Sosial ke Yayasan True Love Batam

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:12 WIB

Wagub Kepri: Pertumbuhan Industri Harus Diiringi Perlindungan Ketenagakerjaan yang Kuat

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bea Cukai Batam Catat 54 Penindakan Selama Mei 2026, Rokok Ilegal hingga Vape Etomidate Diamankan

Berita Terbaru

Deputi Pelayanan Umum BP Batam. Foto: Istimewa

Batam

BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset 

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:43 WIB

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini.